Berapa Banyak Link Di Dalam Satu Halaman?

Berapa poly jumlah link yg boleh dipasang pada satu page adalah keliru satu pertanyaan yg sering diajukan sang mereka yang baru pertama kali belajar SEO. Ini merupakan suatu pertanyaan yang umumnya sulit dijawab karena setiap website itu tidak sama sifatnya.

Berbeda sifat bagaimana maksudnya?

Begini, aku membuat website yang membahas tentang cara menciptakan website, maka mempunyai 30 hingga 50 link pada pada halaman website tersebut adalah sesuatu yg wajar. Tapi bila saya membentuk website informasi, maka mempunyai 200 sampai 300 link di dalam satu laman web itu juga masih termasuk masuk akal….

Jadi bagaimana memilih berapa poly link yang bisa dipasang pada satu page? Bagi saya yang ideal adalah SEMINIMAL MUNGKIN DAN YANG BENAR-BENAR PERLU SAJA….

Nah jadinya poly yang bingung, yang sahih-benar perlu itu seperti apa?

Pertimbangan dalam memasang link dalam suatu laman

Link yang sitewide

Link yg sitewide merupakan link yg ditampilkan disemua page website anda. Seperti dalam hidangan pada header, atau link dalam sidebar & footer.

Link Pada Header

Usahakan seluruh link dalam header merupakan link buat laman-page krusial pada dalam website anda. Misalnya link-link menuju page yang paling sering dicari pada niche anda atau yang paling akbar trafiknya. Jangan sekali-kali memasang eksternal link pada dalam wilayah header karena akan membangun anda sulit mengumpulkan poin.

Jangan pula terlalu poly link pada pada header ini. Sepuluh itu nilai jumlah link yg wajar. Kecuali anda kuat mencari backlink.

Link pada sidebar

Link pada sidebar ini sanggup anda fokuskan buat memastikan Googlebot merayapi semua artikel anda. Jadi dalam sini anda mampu memasang link label

Link Pada Footer

Untuk footer sendiri anda bisa memasang link yang memberikan informasi tentang siapa anda ataupun apa usaha anda. Misalnya: link author atau tentang kami, atau disclaimer, atau hubungi kami. Kalau anda memang sangat ingin memasang halaman sosial media, maka footer adalah pilihan yang paling sesuai.

Link Pada Artikel

Artikel Utama atau Penunjang

Pada saat anda mempertimbangkan untuk memasang link di dalam halaman artikel anda, maka coba pertimbangkan apakah artikel yang anda buat ini adalah artikel andalan anda untuk trafik atau sekedar artikel penunjang artikel utama. Jika ini adalah artikel utama, maka anda bisa menaruh beberapa link menuju artikel penunjang, tapi pastikan ada link artikel utama di artikel penunjang tersebut.

Tapi kalau anda membuat ini sebagai artikel penunjang, maka anda bisa memastikan ada link menuju artikel-artikel utama, namun di artikel-artikel utama, tidak wajib ada link menuju artikel penunjang ini. Artikel-artikel utama juga bisa anda tampilkan linknya secara sitewide, namun artikel penunjang sebaiknya dihindari tampil sitewide.

Lihat Posisi Yang Relevan Untuk Link

Relevansi sangat penting dalam meletakkan internal link. Jadi usahakan meletakkan sebuah link pada posisi yang berada di antara paragraf yang memang sangat fokus membahas hal-hal yang senada dengan halaman yang dituju oleh link tersebut.

INGAT!

Jika anda harus memasang eksternal link; usahakan eksternal linknya benar-benar relevan. Untuk membantu anda, maka anda bisa melakukan search menggunakan kata kunci yang akan anda pergunakan sebagai anchor text. Hasil yang keluar dari pencarian ini pastilah yang paling relevan dalam penilaian Google, jadi gunakan itu. Tapi jangan terlalu banyak….2 ekstrnal link sudah cukup.

Untuk website download, harap selalu gunakan nofollow pada link yang menuju halaman download.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *