GZIP Compression Mempercepat Website Anda

gunakan gzip compression dalam website

Salah satu metode buat mempercepat website merupakan memakai memperkecil berukuran file laman yang akan ditransfer. Untuk melakukan ini kita bisa pakai Gzip compression pada website kita.

Apa itu GZIP compression?

Gzip compression adalah metode untuk memperkecil ukuran file sehingga transfer jaringan menjadi lebih cepat. Ini juga adalah sebuah bentuk format file.

Gzip compression memungkinkan server menyediakan file laman yg lebih kecil sebagai akibatnya lebih cepat dimuat di browser pengunjung.

Apakah Website Saya Sudah Memakai Gzip Compression?

Saat ini kebanyakan layanan hosting telah memakai Gzip compression ini. Jadi anda perlu mengecek terlebih dahulu apakah sistem Gzip compression sudah terpasang pada website anda atau belum.

Untuk melakukan pengecekan silahkan pakai….

Https://checkgzipcompression.Com/

Atau bisa jua melihat output pengecekan di GTMETRIX…..

Apabila website anda belum memakai GZIP Compression, anda bisa memakai metode pada bawah ini buat menambahkannya….

Bagaimana Cara Menggunakan Gzip Compression?

Gzip compression ini bisa anda gunakan dengan mengaktifkannya via file .htaccess. Buat anda yang sudah tahu cara membuat website tentu tahu di mana letak file ini ­čÖé ….

Buat yang belum memahami mampu masuk ke area cpanel berdasarkan website anda; dan buka FILE MANAGER atau PENGELOLA FILE. Cari di folder PUBLIC_HTML ….

Kalau sudah ketemu pilih arsip .Htacccess

Masukkan kode di bawah ini untuk mengaktifkan GZIP compression di website anda….

<ifModule mod_gzip.c>

mod_gzip_on Yes

mod_gzip_dechunk Yes

mod_gzip_item_include file .(html?|txt|css|js|php|pl)$

mod_gzip_item_include handler ^cgi-script$

mod_gzip_item_include mime ^text/.*

mod_gzip_item_include mime ^application/x-javascript.*

mod_gzip_item_exclude mime ^image/.*

mod_gzip_item_exclude rspheader ^Content-Encoding:.*gzip.*

</ifModule>

Setelah itu SIMPAN/SAVE file .htaccess tadi dan selesai. Anda sudah selesai mengaktifkan GZIP compression.

Pengguna Server Apache

Kalau metode di atas tidak berfungsi untuk pengguna server apache; maka sebaiknya hapus saja dari file .htaccess dan ganti dengan kode di bawah ini….

AddOutputFilterByType DEFLATE text/plain

AddOutputFilterByType DEFLATE text/html

AddOutputFilterByType DEFLATE text/xml

AddOutputFilterByType DEFLATE text/css

AddOutputFilterByType DEFLATE application/xml

AddOutputFilterByType DEFLATE application/xhtml+xml

AddOutputFilterByType DEFLATE application/rss+xml

AddOutputFilterByType DEFLATE application/javascript

AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-javascript

Pengguna Server NGINX

Untuk pengguna server NGINX perlu menambahkan kode di bawah ini ke file config dari websitenya…

gzip on;

gzip_comp_level 2;

gzip_http_version 1.0;

gzip_proxied any;

gzip_min_length 1100;

gzip_buffers 16 8k;

gzip_types text/plain text/html text/css application/x-javascript text/xml application/xml application/xml+rss text/javascript;

# Disable for IE < 6 because there are some known problems

gzip_disable “MSIE [1-6].(?!.*SV1)”;

# Add a vary header for downstream proxies to avoid sending cached gzipped files to IE6

gzip_vary on;

Seberapa efektif Gzip Compression?

Sistem dari Gzip compression bisa mengkompresi file halaman website anda dari 50% sampai 70% ukuran sebenarnya. Itu berarti halaman website anda akan lebih cepat dimuat; dan tentu saja akan lebih hemat bandwidth.

Bagaimana sistem kerja dari file dikompresi?

File yang dikompresi akan direquest oleh browser; dan server akan mengirimkan file dalam format dikompresi jika browser yang melakukan request mengerti format dari GZIP compression ini. Untungnya semua browser modern sudah mengerti sistem Gzip ini.

Jadi tidak ada masalah membuat website anda melakukan pengiriman data dalam format GZIP compression….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *